sikap orang tua

anak

SIKAP ORANG TUA KETIKA ANAK MELAKUKAN KEBOHONGAN

Marah

SIKAP ORANG TUA KETIKA ANAK MELAKUKAN KEBOHONGAN

Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu

Siapapun kita pastilah pernah melakukan kebohongan khususnya pada waktu kita masih kanak kanak. Kini saat  kita sudah jadi orang tua, barulah bisa  menyadari,  bagaimana  resahnya hati orang tua kita dahulu kala  saat kita masih kecil  ketika mereka tahu kita  melakukan  kebohongan. Kenapa demikian, karena hampir semua orang tua kawatir anaknya akan bertumbuh menjadi pembohong. Karena alasan inilah maka ada sebagian orang tua yang Memarahi anak habis habisan,  ada sebagian yang memukuli anak  bahkan ada  orang tua yang  bertindak  sangat keterlaluan  menyiksa  anak.

Ibu Widya  seorang ibu dengan 2 orang anak yang kini keduanya sudah kuliah, ia seorang pegawai negeri yang tinggal di komlek perumahan Dliko Salatiga berkata “Pengalaman saya saat saya dapati  anak saya berbohong, saya tentu bingung gusar dan belajar dari kekliruan yang saya pernah buat saya selanjutnya mengambil tindakan berbeda terhadap masing masing anak, saya sesuaikan dengan sifat mereka.  Kepada anak yang besar saya cukup panggil dan tegor dia bisa mengerti, sedangkan  kepada anak yang kecil saya harus memarahinya agak keras barulah mereka mengerti”

SIKAP YANG BENAR.

Terus terang saya pernah bingung tidak tahu apa yang harus diperbuat saat anak masih kecil-kecil kita mendapati anak melakukan kebohongan.  Apalagi setelah berdiskusi dengan istri pandangannya tentang mengatasi anak yang melakukan kebohongan ini berbeda dengan diri saya,  hal ini membuat problema semakin tidak gampang di atasi.

Sesungguhnya kita memerlukan tuntunan yang boleh menberikan pencerahan bagaimanakah sikap kita orang tua saat kita mendapati anak-anak kita melakukan kebohongan? Inilah pertanyaan yang ditanyakan oleh sebagian orang tua karena ada sebagain  dari antara  kita yang  belum tahu harus bersikap seperti apa yang terbaik untuk anak dan bukan hanya untuk melampiaskan emosi,  saat  anak kita melakukang kebohongan. Semoga dengan 4 prinsip yang akan kami paparkan  ini akan menolong kita orang tua bertindak lebih arif saat kita mendapati anak kita melakukan kebohongan.

Prinsip I (pertama). “Anak ingin dipercaya oleh orang tuanya, Oleh sebab itu Jangan menuduh tanpa bukti.”
Setiap anak memerlukan kepercayaan dari orang tuanya, kepercayaan inilah yang menyebabkan anak bisa diajak komunikasi, bila kepercayaan  kita  itu sudah rusak dengan menuduh anak  tanpa bukti,  itu berarti akan menutup pintu komunikasi dengan anak.

Prinsip II (kedua adalah). “Orang Tua Perlu Mengevaluasi diri”.
Saat kita mengetahui anak kita melakukan kebohongan kita perlu pertama-tama mengevaluasi diri jangan-jangan ada kekurangan kita yang turut mendorong anak kita melakukan kebohongan.

Sesungguhnya ada beberapa motive anak berbohong.
a.     karena   orangtua memang terlalu keras,  terlalu kejam, akibatnya anak-anak tidak berani mengatakan kebenaran, karena dia tahu kalau mengatakan apa yang sungguh-sungguh terjadi dia akan kena marah, kena pukulan, kena damprat. Jadi Akibatnya anak jadi berbohong. Dalam kasus ini kita orang tua yang perlu segera berubah

b.    Ada Juga Anak berbohong karena Orang tua  yang tidak memberinya cukup kebebasan kepada anak.  Ada anak yang ingin jalan-jalan bersama teman-temannya tetapi karena ia tahu orang tua terlalu sulit dimintai ijin untuk hal seperti ini  akhirnya anak berbohong dengan mengatakan ia ingin pergi kerumah teman untuk belajar bersama dll.

c.    Anak berbohong karena orang tua terlalu pelit.  Ada sebagian anak yang tahu bahwa orang tuanya terlalu pelit dan  tidak memberikan uang saku yang cukupnya. kalau anak  memberitahu  terus-terang bahwa dia  perlu uang apakah untuk jajan untuk  jalan-jalan bersama teman temannya dan  ia tahu orang tuanya pelit dan  tidak akan diberikan  maka  sebagain besar akan  berbohong, dia  mulai terdorong untuk berbohong  ia kan berkata dia perlu membayar iuaran untuk sekolah beli buku dll.  Nah disinilah kita perlu mengintroveksi diri dahulu jangan telalu pelit dan sulit untuk anaK.

d.    Anak berbohong karena   Ingin Membela diri dan tidak mau langsung dipersalahkan. Ada sebagian dari hal ini yang  merupakan bagian wajar dari kehidupan anak yang mulai masuk dalam kehidupan remaja, mereka ingin bisa membela diri, tidak mau langsung dipersalahkan, dia tidak mau dicap sebagai yang salah, yang keliru, hal ini sangat mengganggu egonya.  Sebagai contoh  untuk membeladiri jangan sampai dipersalahkan, jangan sampai terlihat sebagai pemuda yang lemah atau pemuda yang kalah dia menciptakan kebohongan. jadi saya kira  dalam kasus remaja seperti ini orang tua jangan sampai cepat cepat Naik darah, Main pukul, dan jangan terlalu terkejut, terlau kaget, terlalu takut.  Kita perlu ingat juga Anak usia 10 tahun keatas sudah tidak sepantasnya didisiplin dengan pemukulan. kita harus tempatkan masalah ini dalam perspektif yang lebih tepat, dengan bina komuni kasi yang baik dengan anak remaja kita, hargai dia, kalaupun harus didisiplin disiplin dengan yang wajar. Takut dan ketakutan itu  akan membuat anak lebih mudah berbohong. Tapi kenyamanan dan rasa aman membuat anak lebih tidak terdorong untuk berbohong lagi.

e.    Anak melakukan kebohongan karena melihat orang tuanya sering melakukan kebohongan.  Ada kebiasaan anak yang ternyata bersumber dari apa yang ia lihat dari orang tuanya. Kalau penyebabnya adalah kita orang tua yang belum bisa diteladani, disini kita perlu memohon tuntunan Tuhan agar kita terlebih berubah

Prinsip ke III (ketiga) “ Bila sudah sering melakukan kebohongan  kemukakan faktanya”.
Bila orang tua sudah mengetahui anak sering melakukan kebohongan,  jangan mengintrograsi anak hal ini akan membuat anak menciptakan kebohongan yang lain untuk menutupi kebohonganya. Kita tidak perlu menunggu samapai ia berkata oh ya saya sudah berbohong.  Caranya adalah dengan  penuh kasih  Langsung  saja kemukakan faktanya dan kita tidak perlu menunggunya mengaku karena bukti sudah sangat jelas. Sesuaikan sanksi kita dengan perbuatannya. Doakan dia tunjukan rasa kasih yang dalam kepada anak kita.

PRINSIP IV (Keempat) “Kedua Orang Tua Harus  Seiya sekata dan  dua-dua harus bisa menguasai emosi”.
Yang sering menjadi masalah saat anak melakukan kesalahan juga saat anak berbohong, suami istri tidak memiliki sikap yang sama yang satu membela anak yang satu mempersoalkan kesalahan anak.  Kesalahan berikutnya juga kedua duanya terlalu beremosi  ingin menegakkan disiplin, sangat keras dalam menghadapi anak dan akitabnya anak menjadi korban.
Sumber: http://www.kadnet.org (KADNet – Keluarga Advent Network)

Baca artikel yang lain dalam kategori Rumah Tangga atau kembali ke halaman depan Firman-Tuhan(. org)

TERPOPULER dan TERBARU:
ENAM KESALAHAN ORANG TUA DALAM MANGASUH ANAK
6 Kesalahan Orang Tua Dalam Mengasuh Anak Amsal 29:17 Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu. Salah...
PRINSIP MENYAMPAIKAN TEGURAN DALAM GALATIA 6:1
PRINSIP MENYAMPAIKAN TEGURAN DALAM GALATIA 6:1 Galatia 6:1  “ Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang...
Didikan Sang Ayah
Didikan Sang Ayah Pendidikan Karakter Dari Seorang Ayah Waktu itu, Arun Gandi masih berumur 16 tahun dan tinggal bersama orangtuanya di sebuah lembaga...
PASANGAN YANG RAWAN PERTENGKARAN
PASANGAN YANG RAWAN PERTENGKARAN I Petrus3:9 “Dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya,...
SUAMI ISTRI MAKNA SETIA
SUAMI ISTRI ”MAKNA SETIA” Didalam Pernikahan kristen,  Pernikahan dibangun di atas janji/sumpah setia  yakni untuk menjadi seperti yang diharapkan...
KEMENANGAN ATAS PENCOBAAN
10 September 2012. KEMENANGAN ATAS PENCOBAAN “Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa kepada Allah?” (Kejadian...
“KASIH DAN PENGHAKIMAN: DILEMA ALLAH (HOSEA)”
"KASIH DAN PENGHAKIMAN: DILEMA ALLAH (HOSEA)" Sabat Petang PENDAHULUAN Metafora. Kita sudah pernah pelajari dalam pelajaran beberapa pekan lalu...
RENUNGAN PAGI “KABAR BAIK DARI PATMOS” – 7 MEI 2013
RENUNGAN PAGI “KABAR BAIK DARI PATMOS” - 7 MEI 2013 "Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat....Dan kepada mereka diberikan kuasa atas...
Pacaran Sesuai Dengan Firman Tuhan
Pacaran Sesuai Dengan Firman Tuhan Tujuan pacaran Pada dasarnya pacaran merupakan proses pengenalan antara pria dan wanita yang berada dalam rangkaian...
MERAWAT CIPTAAN ALLAH
"MERAWAT CIPTAAN ALLAH" Sabat Petang PENDAHULUAN Dasar pemahaman. Pekan ini kita membahas kewenangan dan kewajiban manusia terhadap bumi yang merupakan...
renungan harian
RENUNGAN PAGI “KABAR BAIK DARI PATMOS” – 8 MEI 2013
Tuhan Pencipta Bumi
PENCIPTAAN, SEBUAH TEMA ALKITABIAH